Study of Leading Commodities in Capture Fisheries Sector in the City of Tidore Islands
DOI:
https://doi.org/10.52046/agrikan.v17i1.2091Keywords:
Commodities, leading, capture fisheries, TidoreAbstract
The aim of the research is to examine and determine leading commodities (comparative and competitive) of capture fisheries in the city of Tidore Islands. Using descriptive survey methods. The data used consists of primary data and secondary data. The results of the research, the city of Tidore Islands has 6 comparatively leading commodities for capture fisheries based on production volume, namely Sardine (Sardinella sp), Garfish (Tylosurus crocodiles), Skip Jack Tuna (Katsuwonus pelamis), Mackarel Tuna (Euthynus sp), Mackarel Scad (Decapterus sp), and Barred Garfish (Hemiramphus sp), and 7 leading fish commodities based on production value namely Sardine (Sardinella sp), Garfish (Tylosurus crocodiles), Skip Jack Tuna (Katsuwonus pelamis), Mackarel Tuna (Euthynus sp), Mackarel Scad (Decapterus sp), Rainbow Runner (Elagatis bipinnulata) and white Snapper (Lates carcarifer). The city of Tidore Islands have 14 leading competitives fish commodities based on production volume namely: Skip Jack Tuna (Katsuwonus pelamis), Mackarel Tuna (Euthynus sp), Barred Spanish mackerel (Scomberomorus sp), Rainbow Runner (Elagatis bipinnulata), Barred Garfish (Hemiramphus sp), Yellowtail (Caesio sp), Grouper (Epinephelus sp), Garfish (Tylosurus crocodiles), Trevally (Caranx sp), Sword fish (Trichiurus lepturus), white snapper (Lates carcarifer), pomfret (Collosoma macropomum), mullet (Valamugil sehali), and Red Snapper (Lutjanus campechanus). Meanwhile based on production value there are 15 fish commodities namely : Skip Jack Tuna (Katsuwonus pelamis), Mackarel Tuna (Euthynus sp), Barred Spanish mackerel (Scomberomorus sp), Rainbow Runner (Elagatis bipinnulata), Barred Garfish (Hemiramphus sp), Sardine (Sardinella sp), Sword Fish (Trichiurus lepturus)...
References
[BAPPENAS] Badan Perencana Pembangunan Nasional Direktorat Kelautan dan Perikanan Kedeputian Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam 2016. Kajian strategi Industrialisasi perikanan Untuk mendukung Pembangunan ekonomi Wilayah. Jakarta. 132 hal.
BPS Maluku Utara, 2021 Produksi dan nilai Penangkapan Ikan di Laut Provinsi Maluku Utara
Daryanto, 2010. Media Pembelajaran Jogjakarta Gava Media
Dahuri, R. 2006. Perencanaan pembangunan wilayah pesisir: mengharmoniskan pertumbuhan ekonomi pemerataan kesejahteraan dan kelestarian lingkungan. Makalah. Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan Fakultas Perikanan dan ilmu Kelautan. IPB. Bogor.
FAO (Food Agriculture Organiszation) 2016. The state of word fisheries and aquaculture. Roma
Firman, Achmad., (2007). Analisis dampak Investasi Sektor Peternakan Terhadap Perekonomian di Jawa Tengah.http://www.Pustaka.Unpad.ac.id. diakses tanggal 9 Juni 2017.
Hidayat Amir dan Singgih Riphat, Analisis Sektor Unggulan Untuk Evaluasi Kebijakan Pembangunan Jawa Timur Mnggunakan Tabel I-O 1994 dan 2000, Jurnal Keuangan dan Moneter Republik Indonesia, Edisi Desember 2005.
KEPMEN KP RI Nomor 19 tahun 2022 Tentang Estimasi Potensi, Jumlah Tangkapan yang diperbolehkan, dan Tingkat Pemanfaatan Sumberdaya Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesai. 8 Hal.
Kusumastanto, T. (2002). Reposisi "Ocean Policy" dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia di Era Otonomi Daerah. Bogor: Orasi Ilmiah Guru Besar Kebijakan Ekonomi, PKSPLIP
Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2016 Tentang Jalur Penangkapan Ikan Dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia
Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2020 Tentang Usaha Perikanan Tangkap
Pontoh, Nia K. dan Iwan Kustiwan. 2009. Pengantar Perencanaan Kota. Bandung: Penerbit ITB. 391 Hlm
Putra, M.F., (2011), Studi Kebijakan Publik dan Pemerintahan dalam Perspektif Kuantitatif, Universitas Brawijaya (UB) Press, Cetakan Pertama, April 2011, Malang.
Satria, A. (2001). Sosiologi Masyarakat Pesisir. Jakarta: PT Pustaka Cidesindo.
Silalahi, Sahat. (2011). Analisa Penentuan Sektor Prioritas Dalam Pembangunan Perekonomian Wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Ekonomi, Vol.4(3), 285-305.
Sjafrizal. 2008. Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi, Penerbit Baduose Media: Sumatra Barat.
Rustiadi, E., S Saefulhakim, dan D.R. Panuju, 2011. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Crestpen Press dan Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. Halaman 182-183.
Syafrin, N.1993. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Penangkapan Ikan (Tesis). Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Saharuddin, S. 2006. Analisis Ekonomi Regional, Jurnal Ekonomi Vol 3 No.1:11-24
Saragih. 2010. Agribisnis. Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. PT Bogor: IPB Press.
Tarigan R. 2005. Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi. PT Bumi Aksara: Jakarta.
Tarigan, R., (2014), Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi, Edisi Revisi, Cetakan Ketujuh, Maret 2014, Diterbitkan oleh PT. Bumi Aksara, Jakarta.
Triarso, I. 2012. Potensi dan Peluang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap di Pantura Jawa Tengah. Jurnal Saintek Perikanan Vol. 8.No. 1, 2012.
Tumenggung, S. 1996. Gagasan dan Kebijaksanaan Pembangunan Ekonomi Terpadu (Kawasan Timur Indonesia). Direktorat Bina Tata Perkotaan dan Pedesaan Dirjen Cipta Karya Departemen PU. Jakarta
Tri Widodo . 2006. Perencanaan Pembangunan, Aplikasi Komputer (Era Otonomi Daerah), Penerbit UPP STIM YKPN: Yogyakarta
Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2004. Tentang Pemerintah Daerah. 53 Hlm.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang. 107 Hlm.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan. 20 Hlm.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Sardi Marsaoly, Kusdi Hi. Iksan, Amirul Karman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







