Kajian Tentang Potensi dan Pola Pemanfaatan Hutan Mangrove di Kampung Mantabori Kabupaten Memberamo Raya, Prov. Papua

Authors

  • Edy H. P. Melmambessy Universitas Muasamus Merauke, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52046/agrikan.v2i2.1107

Keywords:

Mangrove, Memberamo, Mantabori

Abstract

Dalam program komervasi, hutan mangrove merupakan salah satu sumber daya alam yang perlu dijaga kelestariannya, mengingat peranannya yang sangat penting dari aspek ekologi. Namun sampai saat ini, masih banyak masyarakat dan pengambil kebijakan yang belum mengetahui arti pentingnya hutan mangrove dalam rantai kehidupan di alam, sehingga dalam pemanfaatannya banyak merugikan. akibat eksploitasi hutan mangrove yang tidak terkendali dan penggunaan lahan hutan mangrove untuk pembangunan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui potensi dan pola pemanfaatan hutan mangrove di Kampung Mantabori Distrik Mamberamo Hilir Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua. Penelitian dilaksanakan selama 37 hari terhitung mulai tanggal 2 April s.d. 8 Met 2008. Penelitian menggunakan metode survei dan observasi langsitng di tapangan. Dan pada setiap stasiun ditetapkan transek garis dari arah laut ke arah darat tegak lurus dengan gar is pantai. Hasil yang diperoleh adalah 1) jenis dan sebaran mangrove terdiri dari 9 famili, dan 14 jenis mangrove; 2) zonasi yang ditemukan merupakan zonasi yang masih lengkap; 3) struktur komunitas mangrove tingkat pohon Kerapatan Relatif adalah jenis Rhizopora mucronata (80%) ; Frekuensi Relatif adalah jenis Rhizopora mucronata (281, 69%) dan Dominasi Relatif nilai tertinggi ditempati oleh jenis Rhizopora mucronata dengan jumlah (235, 69%). 4) Tingkat kerapatan mangrove dengan katagori berskala lebat : 5) pola pemanfaatan hutan mangrove telah terorganisir dengan baik meskipun peraturan atau tata cara pemanfaatan hutan mangrove tidak tertulis secarajelas, namun Hal ini sudah merupakan norma adat sehingga rasa tangung jawab dalam kahidupan masyarakat pada kampung begitu jelas terlihat.

Author Biography

Edy H. P. Melmambessy, Universitas Muasamus Merauke

????

References

Alikodra,H. S., 1995. Dampak Reklamasi Teluk Jakarta pada Ekosistim Hutan Mangrove. PPSML- LPUI - Bapeda OKI.

Arifm A, 2003.Hutan Mangrove Fungsi dan Manfaatnya. Kanisius Jokjakarta.

Bengen D.G., 2000. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistim Mangrove. Pusat Kajian Sumber Daya Pesisr dan Lautan. Institut Pertanian Bogor.

Budiman. A dan Suharjono., 1992. Penelitian Hutan Mangrove di Indonesia, Pendayagunaan dan Konversi. Dalam M. Hutomo dan S.Soemodiharjo Leds Prosiding Lokakarya Nasional Penyusunan Program Penelitian Biologi Kelautan dan Proses Dinamika Pesisr LIP1IJNDIP.
FAO., 1982. Management Utilization of Mangrove in Asia and Pasific. FAO Enfironmental Paper 3.
Macnae. W., 1998. A General Account Of I he Fauna and Flora Of Mangrove Swamps Anf Forest In The I ntlo- West -Pacific Region. Adv. Mar.

Saprianto, C., 2007. Pendayagunaan Ekosistem Mangrove. Dahara Prize Semarang.
Soerianegara, I dan Indrawan, A., 1997, Ekologi Hutan Indonesia. Laboratoriura Ekologi. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rumrawer R., 2007. Kajian Potensi Vegetasi Mangrove di Teluk Youtefa Jayapura. STIPER Jayapum.

Tomlinson, P. B., 1986: The Botany of Mangroves, Cambridge University Press.

Downloads

Published

13-06-2022

How to Cite

Melmambessy, E. H. P. (2022). Kajian Tentang Potensi dan Pola Pemanfaatan Hutan Mangrove di Kampung Mantabori Kabupaten Memberamo Raya, Prov. Papua. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan, 2(2), 52–60. https://doi.org/10.52046/agrikan.v2i2.1107

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.